Senin, 09 Agustus 2010

Ruang Angkasa


Pesawat Ruang Angkasa


Pesawat ruang angkasa atau lebih di kenal dengan pesawat ulang-alik di luncurkan ke ruang angkasa sejak tahun 1981. Pesawat ruang angkasa ini bertugas untuk membawa berbagai misi ke ruang angkasa seperti membuat stasiun ruang angkasa.

Pesawat ruang angkasa memiliki kelebihan dari wahana lainnya karena mampu melakukan misi berulangkali dengan pesawat sejenis, bandingkan dengan roket yang hanya bisa sekali pakai.
Bagian-bagian pesawat ruang angkasa
Mirip dengan pesawat terbang, pesawat ulang alik ini dilengkapi dengan sayap, sistem kemudi, sistem pendorong, dan badan pesawat tempat astronot bekerja. Bedanya pesawat ulang-alik ini lebih komplit baik badan maupun mesin yang menggerakannya.
Secara garis besarnya pesawat ruang angkasa terdiri dari tiga sistem dasar yaitu dua buah roket padat sebagai tenaga pendorong awal dari pusat peluncuran, tangki luar untuk menyuplai mesin utama, dan orbiter dimana tiga macam dek ditempatkan sebagai tempat astronot tinggal dan bekerja selama dalam perjalanan.
Pesawat ulang alik di kendalikan dari dek penerbangan di bagian atas. Di bagian bawah merupakan area tempat tinggal astronot yang berisi dapur, tempat tidur, dan sebagainya.istem pengendali lingkungan di tempatkan pada dek yang ketiga.
Tangki luar yang berisi 526,126 gallons bahan bakar berfungsi untuk menyuplai bahan bakar ke mesin utama. Saat dua roket padat (Solid Rocket Boosters) di pisahkan dari pesawat pada ketinggian 45 km, mesin utama di hidupkan dengan bahan bakar dari tangki luar (external tank). Tangki luar ini pun akan di lepas dari pesawat ulang alik pada ketinggian 113 km dan jatuh kelautan.
Roket padat seberat 1.300.000 pons inisanggup menghasilkan daya dorong sebesar 2.650.000 pons berfungsi sebagai pendorong pesawat ulang-alik saat di luncurkan sampai ketinggian 45 km dari permukaan bumi. Roket ini kemudian di lepaskan dari pesawat ruang angkasa dan jatuh kelaut.
Orbiter merupakan bagian inti dari pesawat ulang-alik. Orbiter mirip pesawat terbang, didalamnya terdapat dek tempat astronot tinggal dan peralatan navigasi. Mesin utama pun di tempatkan dibelakang orbiter. Orbiter inilah yang kembali ke Bumi jika misi telah selesai.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Puncak Hujan Meteor Perseid
Hujan Meteor yang baik kelihatan dilangit bagaikan kembang api bila menampilkan satu meteor permenit. Itupun jika langit dalam keadaan gelap gulita dan tanpa gangguan polusi udara seperti asap tebal yang sering mendera. Hujan meteor Perseids akan kembali hadir menyuguhkan kembang api alami di langit malam. Puncaknya diperkirakan akan tejadi nanti malam hingga Selasa (12/8) dini hari.


Pertunjukan hujan meteor Perseids akan dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dekat Rasi Perseus yang terbit dari arah Timur Laut. Nama Perseids sendiri memang diambil dari rasi bintang tersebut. Komet-komet Perseids juga selalu muncul dari arah rasi tersebut yang bergerak dari arah timur laut ke barat sepanjang malam hingga pagi hari.

Meteor-meteor tersebut berasal dari serpihan debu ekor komet 109P/Swift-Tuttle yang masuk ke atmosfer Bumi. Komet yang ditemukan pertama kali pada tahun 1862 itu mengelilingi Matahari setiap 130 tahun sekali. Setiap pertengaha Agustus, Bumi melintasi orbitnya yang mengandung sisa-sisa ekornya yang ditinggalkan.


Sayang, di awal pertunjukan kali ini cahaya bulan sedang mendekati fase purnama sehingga sedikit mengganggu munculnya kilatan meteor. Pengamatan paling baik setelah pukul 02.00, Selasa (12/8) dini hari, begitu bulan tenggelam.Pada puncaknya, rata-rata dapat terlihat antara 50-60 meteor setiap jam.


Jika beruntung, pengamat yang berada di daerah yang gelap gulita dan langit cerah bahkan dapat melihat antara 90-100 meteor setiap jam. Hujan meteor Perseids merupakan salah satu fenomena yang ditunggu-tunggu setiap tahun. Meskipun melesat lebih cepat dibandingkan meteor lainnya yakni dengan kecepatan 60 kilometer perjam, kilatan meteornya terkenal sangat terang dengan cahaya yang panjang.


Jadi jangan lewatkan momen langka yang datang setahun sekali ini. Persiapkan bekal camilan dan minuman hangat untuk menemani begadang. Menjelang tengah malam, cari lokasi yang gelap gulita dan siapkan tempat untuk berbaring yang nyaman untuk melihat langit.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bagian - Bagian Roket


Kita tentu sering mendengar kiprah tentang penluncuran roket untuk berbagai kepentingan. Baik untuk meluncurkan satelit untuk tujuan damai maupun untuk tujuan perang.

Sekarang ini kita akan mempelajari bagian-bagian roket yang mampu menghantarkan satelit ke ruang angkasa ini.
Komponen utama roket terdiri dari empat bagian yaitu rangka (structure sistem), Beban (payload system), sistem pemandu (guidance system) dan sistem propulsi (propultion system).
Rangka atau badan roket (rocket frame) terbuat dari bahan yang ringan dan kuat seperti titanium dan aluanium, karena rangka berfungsi sebagai pelindung . Badan roket ini juga dilapisi dengan lapisan kusus untuk melindungi nya dari panas yang berlebihan saat menembus atmosfir bumi dan juga untuk melindungi dari dingin yang berlebihan. Sirip di pasang pada bagian bawah roket untuk menjaga stabilitas selama peluncuran.
Sistem beban merupakan tempat untuk membawa wahana. Jadi sistem ini tergantung pada misi yang di emban roket. Jika untuk mengorbitkan satelit, maka rancangannya pun harus disesuaikan. Gambar di atas merupakan sistem beban V2 Jerman yang berisi bahan peledak.
Sistem pemandu (guidance system) merupakan alat yang akan menuntun roket ke orbit yang di tuju. Sistem pemandu roket ini dilengkapi dengan sensor, komputer, radar, dan alat komonikasi.
Sistem propulsi (propultion system) adalah mesin yang digunakan sebagai tenaga pendorong rodet. Sistem propulsi roket secara garis besar menggunakan roket berbahan bakar padat dan roket berbahan bakar cair. sistem propulsi roket V2 terdiri dari tangki oksidasi, pompa, bilik pembakaran dan nozel.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Supernova

Saat ini manusia telah berhasil mengamati supernova. Nasa dengan menggunakan NASA's Swift spacecraft untuk mempelajari galaksi NGC 2770 - yang akhirnya menemukan supernova.

Supernova adalah ledakan dari suatu bintang (besarnya bisa delapan kali besar bulan) di galaksi yang memancarkan energi yang teramat besar. Kebanyakan dari energi itu dalam bentuk sinar X.

Jadi peristiwa supernova ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang. Bintang yang mengalami supernova akan tampak sangat cemerlang dan bahkan kecemerlangannya bisa mencapai ratusan juta kali cahaya bintang tersebut semula.

Energi yang dipancarkan oleh supernova amatlah besar. Bahkan pancaran energi yang dipancarkan saat supernova terjadi dalam beberapa detik saja dapat menyamai pancaran energi sebuah bintang dalam kurun waktu jutaan hingga miliaran tahun. Pancaran energi supernova dapat dihitung berdasarkan sifat-sifat pancaran radiasinya.

Supernova biasa terjadi dikarenakan habisnya usia suatu bintang. Saat bahan-bahan nuklir pada inti bintang telah habis, maka tidak akan dapat terjadi reaksi fusi nuklir yang merupakan penyokong hidup suatu bintang. Dan bila sudah tidak dapat dilakukan fusi nuklir ini, maka bintang akan mati dan melakukan supernova.

Tahapan terjadinya Supernova

Suatu bintang yang telah habis masa hidupnya, biasanya akan melakukan supernova. Urutan kejadian terjadinya supernova adalah sebagai berikut.


  1. Pembengkakan Bintang membengkak karena mengirimkan inti Helium di dalamnya ke permukaan. Sehingga bintang akan menjadi sebuah bintang raksasa yang amat besar, dan berwarna merah. Di bagian dalamnya, inti bintang akan semakin meyusut. Dikarenakan penyusutan ini, maka bintang semakin panas dan padat.


  2. Inti Besi Saat semua bagian inti bintang telah hilang, dan yang tertinggal di dalam hanyalah unsur besi, maka kurang dari satu detik kemudian suatu bintang memasuki tahap akhir dari kehancurannya. Ini dikarenakan struktur nuklir besi tidak memungkinkan atom-atom dalam bintang untuk melakukan reaksi fusi untuk menjadi elemen yang lebih berat.


  3. Peledakan Pada tahap ini, suhu pada inti bintang semakin bertambah hingga mencapai 100 miliar derajat celcius. Kemudian energi dari inti ini ditransfer menyelimuti bintang yang kemudian meledak dan menyebarkan gelombang kejut. Saat gelombang ini menerpa material pada lapisan luar bintang, maka material tersebut menjadi panas. Pada suhu tertentu, material ini berfusi dan menjadi elemen-elemen baru dan isotop-isotop radioaktif.


  4. Pelontaran Gelombang kejut akan melontarkan material-material bintang ke ruang angkasa.
Akibat dari Supernova
Supernova memiliki dampak bagi kehidupan di luar bintang tersebut, di antaranya:


  1. Menghasilkan Logam Pada inti bintang, terjadi reaksi fusi nuklir. Pada reaksi ini dilahirkan unsur-unsur yang lebih berat dari Hidrogen dan Helium. Saat supernova terjadi, unsur-unsur ini dilontarkan keluar bintang dan memperkaya awan antar bintang di sekitarnya dengan unsur-unsur berat.


  2. Menciptakan Kehidupan di Alam Semesta Supernova melontarkan unsur-unsur tertentu ke ruang angkasa. Unsur-unsur ini kemudian berpindah ke bagian-bagian lain yang jauh dari bintang yang meledak tersebut. Diasumsikan bahwa unsur atau materi tersebut kemudian bergabung membentuk suatu bintang baru atau bahkan planet di alam semesta.
    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
    Hujan Meteor

    Meteor adalah penampakan jalur jatuhnya meteoroid (benda langit berupa debu, pasir dan batu kosmik) melintasi atmosfer bumi dan terbakar, kita biasa menyebut sebagai bintang jatuh. Juataan meteor selalu menghantam atmosfer setiap hari dan hangus terbakar. Meteor ini terlihat pada ketinggian 40 sampai 120 km diatas permukaan bumi.

    Penampakan tersebut disebabkan oleh panas yang dihasilkan oleh tekanan ram (bukan oleh gesekan, sebagaimana anggapan umum sebelum ini) pada saat meteoroid memasuki atmosfer. Meteor yang sangat terang, lebih terang daripada penampakan Planet Venus, dapat disebut sebagai bola api. Bila lebih terang lagi disebut dengan "Bolide".

    Meteor melaju dengan kecepatan 70 km per detik. Saat memasuki atmosfer Bumi, kecepatannya di perlambat oleh massa udara menjadi energi dan merubahnya sampai habis. Zat yang mudah menguap berubah menjadi gas dan meninggalkan jejak yang tampak jelas di angkasa.

    Adakalanya meteor ini tidak terbakar habis di atmosfer sehingga sisanya jatuh ke Bumi dan biasanya disebut dengan batu meteor meteorit. Biasanya meteor terbakar antara 60-96% di atmosfer. Bumi kita memang diciptakan oleh Tuhan lengkap dengan pelindungnya.

    Hujan dan badai Meteor dari rasi Leo


    Patokan yang diambil untuk menentukan apakah itu badai atau hujan Leonid. Leonid merupakan meteor dari rasi Leo. Jika jumlah meteor kurang dari 200 per jam disebut dengan hujan Leonid, bila lebih disebut dengan badai Leonid.

    Pada 12 Novembr 1883 terjadi fonomena alam di Amerika yang dimulai jam 10 sampai jam 2 malam. Ratusan ribu meteor bertaburan diangkasa sepanjang malam membuat kagum dan bengong orang pada waktu itu. Badai meteor itu menurut para ahli berasal dari rasi Leo.

    Di tahun 1899 dan 1933 terjadi lagi hujan meteor. Dan di tahun 1966 terjadi kembali badai meteor di dahului dengan hdirnya Komet Tempel Tuttel di tahun 1965. Sejak itu para ahli tahu, badai leonid terjadi didahului oleh komet tersebut.


    Penampakan "kembali" Leonid di atmosfir Bumi terjadi pada bulan November 1998, tepat setelah delapan bulan Tempel-Tuttle melintasi sumbu perihelion. Pada malam tanggal 16-17 November tahun itu, dunia menyaksikan hujan bola api selama 18 jam. Ketika itu dikabarkan, frekuensinya mencapai ratusan meteor per jam. Setahun kemudian, frekuensi jumlah meteor yang masuk ke atmosfir bumi terhitung menurun di beberapa belahan dunia. Namun pada beberapa lokasi, sekitar Eropa, Afrika, dan Timur Tengah terjadi badai Leonid di mana frekwensinya mencapai satu meteor per menit.
    Setelah penampakannya yang pertama dan kedua itu, Leonid muncul kembali tahun 2000 dan 2001. Pada tahun 2001 itu, ratusan Leonid berukuran besar melesat masuk ke atmosfir Bumi. Para pengamat di Observatorium Bosscha ketika itu melaporkan, bahwa mereka telah melihat sekitar 50 meteor Leonid terlihat antara puul 01:48 hingga 02:05 waktu setempat. Setelah itu, sekitar 40 Leonid terlihat setiap 20 menit hingga pukul 02:45. Selama dua setengah jam mengamati dengan mata telanjang, para astronom di Bosscha melihat ada sekitar 200 meteor Leonid tampak muncul dari langit sebelah timur dan menyebar ke segala penjuru arah. Mereka pun sempat melihat sebuah Leonid lewat di atas kepala dalam waktu cukup lama.
    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
    Teleskop Ruang Angkasa Hubble

    Pada tahun 1962, Akademi Sains Nasional Amerika merekomendasikan untuk membangun sebuh teleskop angkasa raksasa. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1977, kongres mulai menugumpulkan dana untuk proyek tersebut. Pada tahun yang sama pula, pembuatan teleskop angkasa Hubble segera dimulai.


    Konstruksi teleskop Hubble, berhasil diselesaikan pada tahun 1985. Hubble di'angkasakan' untuk pertamakalinya pada tanggal 25 April 1990. Padahal, Hubble direncanakan untuk mulai dioperasikan pada tahun 1986. Tetapi, pengoperasiannya ditunda sementara karena bencana Pesawat Angkasa Challenger.


    Keterangan gambar (klik dua kali untuk memperbesar)

    1. High-gain antenna
    2. Aperture door
    3. Light shield
    4. Secondary mirror
    5. Primary mirror
    6. Equipment section
    7. Fine-guidance optical control sensors [3]
    8. Aft shroud
    9. Scientific modules
    10. Double roll-out ar
    Beberapa tahun setelah dioperasikan, Hubble mengirim gambar yang buram dan tidak jelas. Pada akhirnya NASA menemukan bahwa lensa pada teleskop tersebut bergeser sebanyak 1/50 ketebalan rambut manusia! Pada bulan Desember 1993, Pesawat Ulang-Alik Endeavor, dikirim untuk memodifikasi Hubble dengan menambahkan kamera baru untuk memperbaiki kesalahan pada lensa primernya.


    UkuranTeleskop: Ketebalan mencapai 13.1 meter (43.5 kaki), berdiameter 4.27 meter (14.0 kaki) dan memiliki berat 11,000 kilogram. Ukuran Hubble hampir sama dengan sebuah bus sekolah. Juga, perhatikanlah tabung oranye yang ada pada teleskop. Ini adalah sumber tenaga Hubble. Lensa: Lensa primer teleskop Hubble, berdiameter 2.4 m (8 kaki), dan beratnya mencapai 826 kilogram. Lensa ini terbuat dari kaca silika yang dilapisi oleh lapisan tipis aluminum murni untuk merefleksikan cahaya. Selain lapisan aluminum, lensanya juga memiliki lapisan magnesium fluorida yang berguna untuk mencegah oksidasi dan sinar ultraviolet (UV) dari matahari agar lensa tidak cepat rusak.

    Cara kerja teleskop ruang angkasa hubble

    Pertama-tama, Hubble menangkap gambar, setelah diterima oleh teleskop, gambar tersebut akan diubah manjadi kode digital dan diradiasikan ke bumi dengan menggunakan antena yang mamiliki kemampuan mengirimkan data 1 juta bit per detik. Setelah kode digital diterima oleh stasiun di bumi, kode itu akan diubah menjadi foto dan spektrograf (sebuah instrumen yang digunakan untuk mencatat spektrum astronomikal).


    Teleskop ini dapat berjalan 5 mil per detik. Hubble dapat berkeliling lebih dari 150 juta mil per tahun (± 241 juta kilometer)!


    Pengendalian teleskop ruang angkasa hubble, sejak pertama kali dioperasikan dikendalikan dari Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Md.


    Hubble sangat banyak membantu para ilmuwan dalam mempelajari, mengobservasi dan memahami tentang jagad raya, objek luar angkasa (lubang hitam/black hole, galaksi, bintang), dll. Hubble adalah teleskop angkasa yang berhasil menemukan Xena, planet ke-10 beserta Gabrielle, satelitnya.


    Selain itu, Hubble juga bayak mengirimkan gambar-gambar yang menakjubkan tentang kejadian-kejadian di luar angkasa seperti; supernova, lahirnya bintang, tabrakan bintang, dll. Gambar sebuah galaksi raksasa tidak dikumpulkan dalam sehari saja. Galaksi Messier 101 (M-101) adalah salah satunya.


    Gambar galaksi ini merupakan gambar terbesar dan ter-detail dari sebuah galaksi spiral yang pernah dihasilkan oleh Hubble. Gambar galaksi ini terdiri dari 51 bagian. Pada misi kedua di bulan Februari 1997, astronot mengganti sebagian instrumen Hubble dan juga menambahkan selimut baru untuk menjaga Hubble agar tetap hangat. Advance Camera, dipasang pada tahun 2001. Kamera ini dapat mempertajam gambar dan memperlebar sudut pandang kamera.



    Setelah itu, Wide Field Camera 3, dan Cosmic Origins Spectrograph dipasang pada tahun 2003. Dua misi Hubble yang terakhir adalah pada tahun 2001 dan 2003. Hubble seharunya akan di non-aktifkan pada akhir tahun 2005. Tetapi, pada bulan Oktober 1997, NASA memutuskan untuk memperpanjang pengoperasian Hubble dari tahun 2005 ke 2010. Hubble akan digantikan oleh teleskop James Webb.

0 komentar:

Poskan Komentar

Thanks for read's. .and Please comment this post, :-)